“Hidroponik” Potensi Destinasi Wisata di Desa Tawangrejo

Camat Winong, Bapak Suharyanto, SH tinjau lapangan tanaman Hidroponik (kedua dari kiri)

secara umum, tanaman Hidroponik adalah bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Budidaya tanaman lebih mengutamakan penggunaan air yang sudah memiliki campuran nutrisi. Lebih lanjut penggunaan media Hidroponik menguntungkan sebab beberapa dekade kedepan jumlah lahan pertanian akan semakin menipis. Dari beberapa keuntungan tersebut Desa Tawangrejo akan memanfaatkan lahan-lahan yang dimiliki oleh warga sekitar desa setempat untuk membudidayakan jenis tanaman Hidroponik. Melalui Hidroponik, jenis tanaman yang dapat dikembangkan pun cukup bervariasi. Mulai dari sayuran hingga buah-buahan.

Keunggulan info di atas juga disampaikan Camat Winong, Bapak Suharyanto, SH pada Rakor dan Pembinaan Persiapan Evaluasi Perkembangan Desa tingkat Provinsi Jateng tahun 2019, Senin (20/05) di Balai Desa, pasca kunjungan lapangan di salah satu rumah Warga Desa Tawangrejo. Lebih lanjut beliau menginginkan dan berpesan kepada perangkat desa kedepan Desa Tawangrejo berpotensi menjadi destinasi baru sebagai desa Pariwisata khususnya dalam hal tanaman Hidroponik.

Tentu hal ini menjadi sebuah tantangan bagi perangkat desa setempat sekaligus peluang usaha baru yang kedepan dapat menghasilkan perekonomian masyarakat meningkat. (Ed: whs)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan